Kecamatan Klaten Selatan Gelar Pelatihan Medical First Responder bagi Relawan
Klaten Selatan – Pemerintah Kecamatan Klaten Selatan melaksanakan pelatihan Medical First Responder (MFR) bagi para relawan kebencanaan selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas relawan dalam memberikan pertolongan pertama saat terjadi kondisi darurat, baik bencana maupun kecelakaan.
Pelatihan menghadirkan narasumber sekaligus instruktur dari Basarnas Surakarta yang memberikan materi dan praktik langsung kepada peserta. Para relawan dibekali kemampuan medis dasar sebagai penolong pertama yang tiba di lokasi kejadian, guna menyelamatkan jiwa korban sebelum penanganan lanjutan dilakukan.
Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten, Bapak Syahruna, SH., CN. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi situasi darurat serta peran strategis mereka di lapangan.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi terkait penanganan gawat darurat, khususnya trauma dan serangan jantung, teknik evakuasi korban, serta upaya menstabilkan kondisi korban. Kegiatan ini juga diisi dengan simulasi penanganan bencana untuk menguji kesiapan dan keterampilan peserta secara langsung.
Bupati Klaten, Bapak Hamenang Fajar Ismoyo, turut hadir memberikan motivasi kepada para relawan. Ia berpesan agar relawan senantiasa menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana, sekaligus tetap mengutamakan keselamatan diri saat bertugas. “Relawan harus siap membantu masyarakat, namun tetap memperhatikan keselamatan pribadi dalam setiap tindakan,” pesannya.
Sementara itu, instruktur dari Basarnas, Bina Praklamata, menyampaikan hasil evaluasi pelatihan secara umum berjalan baik. “Hasilnya cukup bagus, hanya pada saat simulasi masih ada beberapa peserta yang melewatkan pengecekan respons korban. Namun secara keseluruhan sudah berjalan lancar,” ujarnya.
Dari hasil akhir pelatihan, sebagian besar peserta dinyatakan lulus, meskipun terdapat dua peserta yang belum memenuhi kriteria kelulusan karena kurangnya jam belajar.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para relawan di Kecamatan Klaten Selatan semakin siap, sigap, dan terampil dalam memberikan pertolongan pertama saat menghadapi situasi darurat di lapangan.




What's Your Reaction?



